Aktivitas SDM Bali Dalam Menghadapi Bisnis Global

Manajemen SDM terdiri atas beberapa kelompok aktifitas yang saling berhubungan yang sering terjadi dalam konteks organisasi. Selain itu, semua manajer yang memiliki tanggung jawab SDM harus mempertimbangkan pengaruh lingkungan eksternal hukum, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan teknologi ketika menyampaikan aktifitas ini.

Perencanaan dan Analisis SDM Lewat perencanaan SDM, manajer-manajer berusaha untuk mengantisipasi kekuatan yang akan memengaruhi persediaan dan tuntutan para karyawan di masa depan. Hal yang sangat penting untuk memiliki sistem informasi sumber daya manusia (SISDM) guna memberikan informasi yang akurat dan tepat pada waktunya untuk perencanaan SDM. Pentingnya SDM dalam daya saing organisasional harus disampaikan juga. Sebagai bagian dari usaha mempertahankan daya saing organisasional, harus ada analisis dan penilaian efektifitas SDM. Karyawan juga harus dimotivasi dengan baik dan bersedia untuk tinggal bersama organisasi tersebut selama jangka waktu yang pantas.

Kesetaraan Kesempatan Kerja Pemenuhan hukum dan peraturan tentang kesetaraan kesempatan kerja memengaruhi semua aktifitas SDM yang lain dan integral dengan manajemen SDM. Sebagai contoh, rencana SDM yang strategis harus menjamin ketersediaan perbedaaan individu-individu yang memadai untuk memenuhi persyaratan tindakan afirmatif.

Pengangkatan Pegawai tujuan dari pengangkatan pegawai adalah memberikan persediaan yang memadai atas individu-individu yang berkualifikasi untuk mengisi lowongan pekerjaan di sebuah organisasi. Dengan mempelajari apa yang dilakukan para pekerja, analisis pekerjaan merupakan dasar untuk fungsi pengangkatan pegawai. Kemudian, deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan dapat dipersiapkan untuk digunakan merekrut para pelamar untuk lowongan pekerjaan. Proses seleksi berhubungan dengan pemilihan individu yang berkualifikasi untuk mengisis lowongan pekerjaan di organisasi tersebut.

Pengembangan SDM Dimulai dengan orientasi karyawan baru, pengembangan SDM juga meliputi pelatihan keterampilan pekerjaan. Ketika pekerjaan –pekerjaan berkembang dan berubah, diperlukan adanya pelatihan ulang yang dilakukan terus menerus untuk menyesuaikan perubahan teknologi. Mendorong pengembangan semua karyawan, termasuk para supervisor dan manajer, juga penting untuk mempersiapkan organisasi-organisasi agar dapat menghadapi tantangan masa depan. Perencanaan karir menyebutkan arah dan aktifitas untuk karyawan individu ketika merasa berkembang di dalam organisasi tersebut. Menilai bagaimana karyawan melaksanakan pekerjaannya merupakan fokus dari manajemen kinerja.

Dengan mengacuh pada karakteristik bisnis masa depan (globalisasi), serta memperhatikan masalah-masalah SDM yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, maka perlu dirumuskan dan diimplementasi strategi SDM yang tepat dengan mempertimbangkan aktivitas-aktivitas manajemen antara lain sebagai berikut:

  1. Prediksi SDM perlu dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui penelitian SDM.
  2. Rekrutmen dan seleksi harus mendasarkan pada faktor kemampuan, kepribadian yang positif, bermotivasi tinggi, nilai-nilai yang menunjang misi, visi serta strategi masa depan, misalnya kreativitas, kemampuan berubah cepat, potensi berkembang, serta berkemampuan dan kemauan belajar terus-menerus.
  3. Orientasi atau induction perlu dilakukan dengan mendasarkan pada budaya perusahaan.
  4. Pelatihan serta pengembangan perlu mengacu pada kompeten, motivasi dan nilai-nilai yang diharapkan serta hasilnya harus dapat diukur.
  5. Pemeliharaan perlu dilakukan dengan memperhatikan hak dan kewajiban karyawan secara seksama. Kompensasi yang mendasarkan pada suatu pertimbangan yang efektif dan adil. Insentif atau tunjangan harus dipertimbangan dengan seksama dan berdasarkan prestasi.
  6. Penilaian prestasi perlu benar-benar menilai prestasi karyawan secara tepat dan berorientasi pada pengembangan karyawan.
  7. Penanaman nilai yang menekankan pada paradigma learning organization, dan budaya organisasi yang berorientasi pada profesionalisme
  8. Memperhatikan faktor-faktor eksternal —- strategi perusahaan yang berorientasi global, lingkungan bisnis dan lain-lain.
  9. Jalur karier karyawan perlu direncanakan dengan seksama dan secara transparan dikomunikasikan.
  10. Struktur organisasi seyogyanya cenderung ramping dan fleksibel dan mendorong komunikasi lateral dan empowerment.

Mempersiapkan strategi bisnis dan khususnya SDM agar kita mampu bersaing dalam skala dunia. Profesionalisme manajemen, sistem informasi, budaya perusahaan yang tepat, pemanfaatan teknologi, strategi fungsional lainnya perlu secara terpadu mendukung pelaksanaan human resources practices yang sejalan dengan strategi SDM, strategi perusahaan, misi dan visi, disertai kepemimpinan yang handal, bermotivasi, berwawasan luas yang didukung oleh SDM yang berkualitas dan berorientasi pada learning organization akan memungkinkan perusahaan menghadapi persaingan bisnis dengan lebih percaya diri. Dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang handal, Bali akan mampu bersaing di dunia global.

USAHA BIDANG PERJALANAN YANG MENJANJIKAN

Persoalan era digitalisasi dalam dunia agen perjalanan. Banyak sekali anggota yang belum tersentuh digitalisasi ini, padahal persaingan sudah mulai meningkat. Langkah yang ditempuh misalnya dengan memberikan pelatihan dan edukasi pada para pemilik usaha travel agen konvensional. Mulai dari mengenalkan sistem online hingga cara memasuki dunia digital tersebut. Jika banyak kasus penipuan mengatasnamakan travel agent atau agen perjalanan, mungkin itu juga menjadi salah satu keteledoran dari calon pelancong. Memilih agen perjalanan memang tak mudah, harus paham betul apakah agen tersebut terpercaya atau tidak, legal atau tidak. Meski era digital sudah hampir merajai semua lini kehidupan, namun nyatanya bisnis travel konvensional pun masih bisa bertahan dan berkembang. Tanpa harus alergi pada perkembangan teknologi, pelaku bisnis travel konvensional justru menganggap bahwa adanya digitalisasi adalah bagian dari sistem yang bisa membantu mereka dalam operasional bisnis. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan Agent Tour and Travel adalah menjaga kepercayaan konsumen, sehingga service merupakan prioritas utama. 

Kemauan dan didukung kemampuan yang bisa dipelajari merupakan hal yang perlu diinventarisir terlebih dahulu. Berikut beberapa langkah yang bisa kita siapkan untuk terjun dan memulai bisnis travel, antara lain:

1. Pilih Jenis Usaha Travel yang Ingin Anda Geluti

Sebelum memulai berbisnis di jasa travel, Anda wajib menentukan jenis travel apa yang mau digeluti. Apakah tiket pesawat terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya, pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel/homestay atau vila dan sejenisnya, perjalanan ke destinasi pariwisata, serta lainnya. Bila sudah memilih, maka Anda akan fokus dengan pilihan tersebut dan akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal yang diperluhan.

Sebelum memulai berbisnis di jasa travel, Anda wajib menentukan jenis travel apa yang mau digeluti. Apakah tiket pesawat terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya, pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel/homestay atau vila dan sejenisnya, perjalanan ke destinasi pariwisata, serta lainnya. Bila sudah memilih, maka Anda akan fokus dengan pilihan tersebut dan akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal yang diperluhan.

2. Buatlah Profil Usaha Anda

Setelah Anda menentukan jenis usaha travel yang akan digeluti, buatlah profil usaha. Tulis profil usaha Anda dengan baik dan meyakinkan calon pengguna jasa Anda. Karena kredibilitas bisnis Anda dipengaruhi oleh profesionalitas pada profil yang tertera. Tulis profil usaha Anda dan keunggulan yang diberikan. Lengkapi profil usaha Anda dengan foto yang bagus atau animasi bergerak yang menarik perhatian. Karena profil inilah sebagai alat jual untuk dapat menawarakan jasa. Semakin menarik gambar, maka semakin besar kemungkinan mendapatkan peluang lebih banyak pengguna jasa kita.

3. Petakan Lokasi Wisata yang Jadi Target Anda

Jika Anda memilih berbisnis di jasa travel wisata, cobalah melakukan pemetaan tujuan wisata yang akan Anda tawarkan. Setiap daerah pasti mempunyai tujuan wisata, bisa berupa wisata asli dari alam atau juga wisata buatan seperti taman rekreasi atau taman hiburan. Selain itu bisa berupa wisata sejarah dan wisata kuliner. Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi wisata yang terletak disekitar kota tempat tinggal Anda. Usahakan jarak antara tempat wisata tidak lebih dari 200 km. Kenapa? Karena ini sangat berpengaruh dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya. Selain itu Anda juga harus mempunyai database dari setiap tempat wisata tersebut, data yang menyangkut contact person dari pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang mungkin dikeluarkan dalam sebuah perjalanan wisata.

4. Buatlah Nama Travel yang Mudah Diingat

Selanjutnya membuat nama (brand) dari travel Anda. Cobalah membuat nama atau merek usaha Anda yang mudah diingat dan tidak pasaran atau mudah didengar (ear-catching) dan mudah dilihat (eye-catching). Ini penting agar brand bisnis travel Anda mudah dikenali dan dihafal oleh orang. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat, karena semakin nama itu mudah diingat dan gampang diterima oleh banyak orang akan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.

Selanjutnya membuat nama (brand) dari travel Anda. Cobalah membuat nama atau merek usaha Anda yang mudah diingat dan tidak pasaran atau mudah didengar (ear-catching) dan mudah dilihat (eye-catching). Ini penting agar brand bisnis travel Anda mudah dikenali dan dihafal oleh orang. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat, karena semakin nama itu mudah diingat dan gampang diterima oleh banyak orang akan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.

5. Daftarkan Merek Bisnis Travel Anda

Ini penting, karena bila Anda sudah capek-capek mengeluarkan ide untuk nama/brand dan logo bisnis travel, namun karena Anda tidak mendaftarkannya pada Hak Kekayaan Intelektual (HKI), maka Anda tidak memiliki kuasa secara hukum atas nama atau logo dari bisnis tersebut. Jika waktu-waktu ada orang menggunakan nama/logo itu, Anda tidak bisa menggugatnya meski sebenarnya Anda lah yang menciptakan pertama kalinya.

PARIWISATA DAN INDUSTRI KREATIF DI ERA 4.0

Pariwisata 4.0 atau tourism 4.0 adalah nama untuk tren wisata saat ini dari pemrosesan data besar (big data) yang dikumpulkan dari sejumlah besar wisatawan, untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang dipersonalisasi. Ini didasarkan pada berbagai teknologi komputer modern berteknologi tinggi. Istilah ini berasal dari paradigma baru dalam industri, yang dikenal sebagai Industri 4.0. Pengembangan pariwisata 4.0 atau tourism 4.0 ditujukan bagi wisatawan milenial dengan target pertumbuhan yang berlipat. Tourism 4.0 yang ditujukan pada wisatawan milenial ditandai dengan adanya perubahaan perilaku yang cenderung lebih mandiri dan individual.

Menerapkan pariwisata 4.0 di beberapa destinasi utamanya dengan membangun ekosistem digital mulai dari inspiration, arrival, destination, hingga post-trip serba digital mencerminkan era tourism 4.0. Era industri 4.0 ini ditandai dengan lahirnya cyber-physical systems di mana menggabungkan kemampuan manusia dan mesin (robot).

Berbagai kemajuan teknologi 4.0 memungkinkan terwujudnya berbagai aplikasi yang mampu memperkaya traveller experience di satu sisi, dan secara drastis mendongkrak produktivitas industri pariwisata di sisi lain.

Tourism 4.0 saat ini menjadi tren pengembangan pariwisata sejumlah negara di dunia. Menurut pengamatannya, kini banyak negara telah menyiapkan pengembangan tourism 4.0 di antaranya yang paling sukses adalah Spanyol. Kunci dalam grand strategy pariwisata era industri 4.0 adalah Sumber Daya Manusia atau SDM. Ada 3 tahapan besar yang dilakukan dalam proses pengembangannya yaitu Sadar Potensi, Mengelola SDM, Membangun jejaring sekaligus membangun Identitas digital. Praktek baik dalam pengelolaan dan juga pemanfaatan teknologi secara positif diundang dan dilibatkan dalam FGD Penyusunan Strategi SDM Pariwisata 4.0 oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Menjadi salah satu bagian dari komponen penyusunan strategi pengembangan SDM Pariwisata Indonesia. Salah satu Inovasi menggunakan teknologi adalah penggunaan E-Ticketing.

Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet dan penggunaan smartphone saat ini berdampak pada teknologi digital. Saat ini liburan menjadi lebih mudah berkat bantuan aplikasi. Melalui berbagai aplikasi yang ada di smartphone, perjalanan kini lebih mudah dengan berbagai fungsi, mulai dari; rencana perjalanan, cari tempat, peta navigasi, dan pemesanan tiket pesawat dan hotel.

Secara rutin telah melaksanakan berbagai event untuk memberi ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Salah satunya adalah acara Creative Talk sebagai kick-off dari kegiatan pengembangan kewirausahaan melalui program Creative Business Incubator- Bali Creative Industry Center (BCIC) yang membagi mengenai strategi pengembangan usaha, pemasaran produk, dan peningkatan motivasi dalam berwirausaha.

industri kreatif mampu memberikan kontribusi signfikan terhadap PDB nasional, dengan diperkirakan mencapai Rp1.000 triliun. Adapun tiga subsektor yang memberikan sumbangsih besar terhadap ekonomi kreatif tersebut, yakni industri kuliner sebesar 41,69 persen, disusul industri fashion (18,15 persen), dan industri kriya (15,70 persen). Potensi ekonomi kreatif yang cukup besar tersebut. Langkah strategis ini juga untuk merebut peluang adanya bonus demografi di Indonesia. Pada tahun 2030 mendatang, Indonesia akan mengalami bonus demografi, di mana proporsi usia produktif penduduk usia 20-39 tahun diperoyeksi mencapai lebih dari 88 juta jiwa. Sehingga perlu dipersiapkan pengusaha-pengusaha muda yang nantinya bisa mengambil peluang dari bonus demografi itu. Indonesia adalah negara yang memiliki budaya yang sangat beragam. Hal ini menjadi modal besar dalam pengembangan ekonomi kreatif. Para pelaku industri bisa bertemu, berbagi pengalaman dan ide kreatif, sehingga pada akhirnya bisa berkolaborasi untuk menciptakan karya bersama.

eCommerce akan menjadi gerbang bagi pelaku IKM untuk melakukan transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem informasi digital, pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan secara digital pula. Dalam era digital seperti sekarang, transisi proses jual beli konvensional menjadi jual beli online semakin berkembang. Tidak hanya untuk produk berupa barang, bahkan jasa. Karena itu kami melihat industri e-commerce menjanjikan potensi pasar yang sangat besar. untuk membantu para pelaku IKM dalam menangkap peluang sekaligus menghadapi tantangan saat munculnya banyak eCommerce, sejak 2017, Kemenperin telah meluncurkan program e-Smart IKM yang melibatkan marketplace digital di Tanah Air sebagai salah satu infrastruktur pendukung sektor pariwisata era 4.0.

Kecerdasan Teknologi Pariwisata Lampaui Naluri Liburan

Sistem-sistem cerdas yang telah banyak dirancang memberikan jiwa bagi kehidupan dan pembangunan di berbagai pelosok dunia. Hal ini membuka mata-mata kreatif dalam menemukan berbagai potensi dan inovasi yang menjawab berbagai keluhan masyarakat dunia.

Kecerdasan buatan zaman ini bukan lagi wacana di masa depan tetapi sudah seperti kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. “Kecerdasan buatan merupakan sistem yang diberikan kecerdasan atau dimasukkan kedalam sebuah sistem, kemudian sistem itu dapat melakukan semua tugas layaknya tugas manusia.

Perkembangan kecerdasan buatan di negara luar saat ini terus berkembang, hal itu dapat dilihat dari kerja sistem serta fungsi dari sistem tersebut. “hotel-hotel di luar negeri banyak menggunakan sistem robotik untuk mengoperasikan mesin dan mensimulasikan kegiatan yang biasanya menggunakan sistem robot juga banyak yang tidak memakai tenaga manusia seperti pelayanan kamar serta pelayanan restoran dan lainnya.”

Henn-na Hotel di Nagasaki merupakan salah satu hotel unik di Jepang. Hotel ini bertemakan robot dan berteknologi canggih.

Resepsionisnya saja robot wanita cantik dan dinosaurus. Dari bagian lobi saja, sudah ada robot-robot yang akan melayani turis. Satu robot kecil, robot berbentuk wanita cantik dan robot berbentuk dinosaurus dengan rambut panjang. Mereka semua akan membantu turis untuk check in dan check out. Tiap robotnya bisa berbahasa Jepang dan Inggris. Tinggal sebut saja, kita mau check in atau check out, selanjutnya mereka akan memberikan form untuk diisi. Selain itu, masih di bagian lobi hotel terdapat ‘Robot cloak Room’. Inilah locker para tamu yang dijaga oleh tangan robot. Tingga masukan kartu dan ikuti petunjuk, tas atau koper Anda akan dimasukan ke dalam locker. Keamanannya terjamin 100 persen.  Ada juga ‘Porter Robot’. Robot ini berbentuk tempat menaruh barang yang biasa digerakan oleh staf hotel untuk menaruh barang para tamu, dan membawanya ke kamar. Namun karena sudah diprogram menjadi robot, tak butuh staf hotel lagi.

Di dalam kamar pun tidak terdapat remote AC, sebab suhu di dalam kamar akan terpasang otomatis tergantung berapa banyaknya orang di dalam kamar. Salah satu cara untuk menghemat listrik dan ramah lingkungan. Restoran di sana yang bernama ‘Cafe Corner’ pun tidak ada manusianya. Hanya vending machine yang menjajakan aneka makanan siap saji, dari mie goreng sampai burger. Semuanya serba teknologi.

Namun, penggunaan robot sebagai bagian dari sistem pelayanan hotel tidak selalu mendapat komentar positif dari berbagai pihak. Beberapa pengunjung lebih menyukai layanan hotel yang dilakukan manusia.

Pengunjung menyukai salam yang disampaikan dengan keramahan sebenarnya, bukan hasil dari setting program. Pengunjung juga menyukai saat-saat bisa berbicara dengan pelayan hotel saat meminta service, komplain, atau sekadar ngobrol. Meski begitu, pengunjung menilai layanan yang diperoleh dari robot memang lebih baik. Layanan tersebut selalu datang tepat setelah diminta sehingga tidak membuat tamu menunggu lama. Tamu juga tidak perlu berkali-kali memberi tahu front office atau customer service karena layanan yang tak kunjung datang atau tak sesuai harapan.

Sementara itu di Indonesia perkembangannya sudah semakin maju. Hal itu dapat dilihat dari bidang pariwisata. Tentunya peran itu sangat membantu kita dalam menyelesaikan tugas atau kegiatan yang sulit dikerjakan. Pada masa ini diciptakan suatu inovasi terbaru sebagai penerapan dari kecerdasan buatan untuk kaum-kaum millennial berupa permainan online yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak dari mereka yang menjadikan game online sebagai salah satu wadah untuk bersosialisasi dan menambah jaringan pertemanan, baik di dunia maya melalui game tersebut ataupun di tempat para pemain game ini berkumpul. Dan tidak jarang sebagian dari orang-orang menggunakan game online sebagai hobi untuk mengisi waktu luang. Sistem kecerdasan buatan yang terdapat di game online pundibuat lebih bagus dan tampak nyata.

Layaknya koin yang mempunyai dua sisi berbeda, kecerdasan buatan tak hanya membawa keuntungan bagi manusia tapi juga tantangan baru bagi para tenaga kerja. Banyaknya manusia yang sudah dimusnahkan oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan sistem robot dalam mengoperasikan suatu pekerjaan. Itu mengakibatkan banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan atau diterima di suatu perusahaan.

Penggunaan kecerdasan buatan tidak sepenuhnya berdampak buruk bagi manusia. Ini merupakan tentang bagaimana cara kita menerapkan sebaik mungkin. Banyaknya kasus-kasus kejahatan berupa pembobolan sistem atau data menjadi salah satu contoh yang sering terjadi di lingkungan kita. Untuk menghentikan penyalahgunaan tersebut, diperlukan adanya pengawasan diri dalam bertindak dan mengontrol setiap kegiatan yang kita lakukan.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Design a site like this with WordPress.com
Get started